Bab 2 · Etika Pejalan Kaki

Manakah yang benar sebagai kasus di mana pejalan kaki dapat berjalan di tepi kiri di jalan yang tidak memiliki trotoar maupun jalur pinggir jalan yang cukup lebar?

[Pilihan ganda · Sedang]

Jawaban: B: Jika berjalan di tepi kanan justru berbahaya karena harus menyeberang berulang kali

Penjelasan

Dalam teks 3 tertulis "Jika berjalan di tepi kanan justru berbahaya karena harus menyeberang berulang kali, dapat berjalan di tepi kiri", dan hanya dalam kasus yang memenuhi kondisi ini berjalan di tepi kiri diperbolehkan secara pengecualian.

Kurikulum sekolah mengemudiTahap 1 – Topik 8: Perlindungan pejalan kaki

Momoka
Momoka
Kalau jalannya sempit atau ramai kendaraan, boleh jalan di kiri kan?
Hikari
Hikari
Bukan itu alasannya. Jawaban yang tepat adalah kalau jalan di kanan malah bahaya karena harus menyeberang berulang kali — cuma dalam kondisi itu pengecualian jalan di kiri diizinkan.
Momoka
Momoka
Oh, jadi fokusnya ke risiko menyeberang, bukan sekadar jalan sempit...
Hikari
Hikari
Persis! Inget, pengecualian cuma berlaku kalau tepi kanan bikin kamu harus bolak-balik nyebrang — itu baru berbahaya.

Sumber: Bab 2 Etika Pejalan Kaki · Bagian (第2節 歩行者などの通るところ) · 3 しかし、 右端を通ると横断を繰り返すことになつてかえつて危険な場合などは左端を通ることができます。

🤖 Pelajari lebih dalam dengan AI

Kirim konteks soal ini ke ChatGPT untuk penjelasan yang lebih lengkap. Permintaan ini juga meminta AI mengarahkan Anda kembali ke kuis latihan bab ini.

🚀 Tanya ChatGPT

Jika tombol tidak membuka ChatGPT, ketuk Salin dan tempelkan ke Claude, Gemini, atau LLM lain yang Anda gunakan. Pada paket gratis, Claude (claude.ai) cenderung menghasilkan penjelasan yang lebih akurat dan menghormati konten situs ini.

← Kembali ke semua soal Bab 2

Arti istilah dapat dilihat di glosarium.

Sumber konten dari pedoman “Peraturan Lalu Lintas” Badan Kepolisian Nasional Jepang (domain publik berdasarkan Pasal 13(2) UU Hak Cipta Jepang). Penjelasan dibuat dengan bantuan AI dan hak ciptanya dimiliki tim editorial MenkyoQuest.