Bab 5 · Cara Mengemudi

Area dekat puncak tanjakan memiliki jarak pandang yang buruk dan mudah menjadi titik buta sehingga Anda harus melambat hingga kecepatan siap berhenti (jokō), dan dilarang melakukan menyalip di tempat tersebut.

[Benar / Salah · Sedang]

Jawaban: ✓ Benar

Penjelasan

Peraturan Lalu Lintas menetapkan bahwa area dekat puncak tanjakan memiliki jarak pandang yang buruk sehingga harus melambat hingga kecepatan siap berhenti (jokō), dan dilarang melakukan menyalip di sana. Area dekat puncak menjadi titik buta karena kendaraan dari arah berlawanan sulit terlihat, sehingga diperlukan jokō dan larangan menyalip.

Kurikulum sekolah mengemudiTahap 2 – Topik 3: Titik buta dan mengemudi

Hikari
Hikari
Kalau jalannya sepi, kayaknya boleh-boleh aja nyalip di puncak tanjakan deh?
Misaki
Misaki
Tidak, pernyataannya benar. Di puncak tanjakan pandangan terhalang dan kendaraan dari arah berlawanan susah terlihat, jadi harus pelan sampai siap berhenti dan dilarang nyalip.
Hikari
Hikari
Oh, jadi emang bahaya ya karena jadi titik buta...
Misaki
Misaki
Tepat. Titik buta di puncak tanjakan sangat berbahaya, makanya aturan ini wajib ditaati tanpa kecuali.

Sumber: Bab 5 Cara Mengemudi · Bagian (第3節 歩行者の保護など) · 第6章第2節1(3)「上り坂の頂上付近は見通しが悪いので、徐行しましよう。また、そこでは追越しをしてはいけません。」

🤖 Pelajari lebih dalam dengan AI

Kirim konteks soal ini ke ChatGPT untuk penjelasan yang lebih lengkap. Permintaan ini juga meminta AI mengarahkan Anda kembali ke kuis latihan bab ini.

🚀 Tanya ChatGPT

Jika tombol tidak membuka ChatGPT, ketuk Salin dan tempelkan ke Claude, Gemini, atau LLM lain yang Anda gunakan. Pada paket gratis, Claude (claude.ai) cenderung menghasilkan penjelasan yang lebih akurat dan menghormati konten situs ini.

← Kembali ke semua soal Bab 5

Arti istilah dapat dilihat di glosarium.

Sumber konten dari pedoman “Peraturan Lalu Lintas” Badan Kepolisian Nasional Jepang (domain publik berdasarkan Pasal 13(2) UU Hak Cipta Jepang). Penjelasan dibuat dengan bantuan AI dan hak ciptanya dimiliki tim editorial MenkyoQuest.