Ch. 6 · Hazardous Areas — Practice

Perlintasan kereta, tanjakan, tikungan, mengemudi malam, cuaca buruk, dan keadaan darurat — latih respons yang tepat untuk setiap situasi berbahaya.

Source: National Police Agency, “Rules of the Road” (not subject to copyright under Article 13(2))

📍 PANDUAN · Kembali ke peta jalan perizinan
← LANGKAH 5: Stage 2 — Road Training16 classroom + 19 driving lessons. Get behind the wheel on real roads.

Written-test study material

Ch. 6 · Hazardous Areas

Perlintasan kereta, tanjakan, tikungan, mengemudi malam, cuaca buruk, dan keadaan darurat — latih respons yang tepat untuk setiap situasi berbahaya.

Key topics

Berhenti sesaat di perlintasan kereta api: Harus berhenti tepat sebelum stop line, buka jendela, dan konfirmasi keselamatan kiri-kanan dengan mata dan telinga sendiri—bahkan saat mengikuti kendaraan lain. Jangan masuk jika sisi seberang macet.
Rem mesin di jalan menurun: Gunakan rem mesin sebagai rem utama dan rem kaki sebagai pelengkap. Pada mobil automatic, pindah ke gigi rendah (L atau 2) untuk turunan panjang agar rem tidak overheat.
Meredupkan lampu depan: Saat berpapasan atau mengikuti kendaraan lain di malam hari, wajib meredupkan atau menurunkan arah lampu utama. Nyalakan lampu lebih awal saat senja (薄暮時) untuk mencegah kecelakaan.
Berkendara di cuaca buruk: Kurangi kecepatan saat hujan atau kabut; jalan beraspal saat hujan baru turun sangat licin. Hindari akselerasi, belok, atau rem mendadak untuk mencegah selip.

Common pitfalls

Bingung rem mesin vs rem kaki: Banyak yang terbalik—di turunan gunakan rem mesin sebagai utama, bukan rem kaki.
Lupa jarak 10 meter di perlintasan: Dilarang berhenti dalam radius 10 meter sebelum dan sesudah ujung perlintasan, bahkan untuk bongkar-muat.
Mengabaikan traffic signal di perlintasan: Jika ada traffic signal, boleh lewat tanpa berhenti sesaat—tapi tanpa sinyal tetap wajib berhenti dan konfirmasi manual.

All 57 questions in this chapter

Tap any question to expand its choices, answer, and explanation.

  1. Q1Saat akan melewati perlintasan kereta, harus berhenti sesaat tepat sebelumnya (jika ada garis berhenti, tepat sebelum garis berhenti tersebut), dan membuka jendela untuk memastikan keselamatan kiri dan kanan dengan mata dan telinga sendiri.[True / False · Easy]

    Answer: ✓ Benar

    Explanation: Dalam Peraturan Lalu Lintas Bab 6 Bagian 1 (1) tertulis: "Saat akan melewati perlintasan kereta, harus berhenti sesaat tepat sebelumnya (jika ada garis berhenti, tepat sebelum garis berhenti tersebut), dan membuka jendela untuk memastikan keselamatan kiri dan kanan dengan mata dan telinga sendiri."

    Driving school curriculum: Stage 1 – Topic 6: Intersections and railroad crossings

    Source: Ch. 6 · Section (第1節 踏切) · 1(1) 踏切では、死亡・重傷事故のような大きな事故が起こりがちです。踏切を通過しようとするときは、その直前(停止線があるときは、その直前)で一時停止をし、窓を開けるなどして自分の目と耳で左右の安全を確かめなければなりません。

    Permalink to this question →

  2. Q2Jika ada lampu lalu lintas di perlintasan kereta, dapat melewatinya dengan mengikuti sinyal tanpa berhenti sesaat.[True / False · Easy]

    Answer: ✓ Benar

    Explanation: Dalam Peraturan Lalu Lintas Bab 6 Bagian 1 (1) tertulis: "Jika ada lampu lalu lintas di perlintasan kereta, dapat melewatinya dengan mengikuti sinyal." Pada perlintasan kereta yang memiliki lampu lalu lintas, dapat melewatinya dengan mengikuti sinyal.

    Driving school curriculum: Stage 1 – Topic 6: Intersections and railroad crossings

    Source: Ch. 6 · Section (第1節 踏切) · 1(1) なお、 踏切に信号機のある場合は、信号に従つて通過することができます。

    Permalink to this question →

  3. Q3Jika alarm baru saja selesai berbunyi, dapat memasuki perlintasan kereta meskipun palang pintu mulai turun.[True / False · Medium]

    Answer: ✕ Salah

    Explanation: Dalam Peraturan Lalu Lintas Bab 6 Bagian 1 (3) tertulis: "Saat alarm berbunyi, atau saat palang pintu sedang turun atau mulai turun, tidak boleh memasuki perlintasan kereta." Saat palang pintu mulai turun, tidak boleh memasuki perlintasan kereta.

    Driving school curriculum: Stage 1 – Topic 6: Intersections and railroad crossings

    Source: Ch. 6 · Section (第1節 踏切) · 1(3) 警報機が鳴つているときや、しや断機が降りていたり、降り始めているときは、踏切に入つてはいけません。

    Permalink to this question →

  4. Q4Saat melewati perlintasan kereta mengikuti kendaraan di depan, karena kendaraan di depan sudah melakukan konfirmasi keselamatan, tidak perlu berhenti sesaat.[True / False · Hard]

    Answer: ✕ Salah

    Explanation: Dalam Peraturan Lalu Lintas Bab 6 Bagian 1 (4) tertulis: "Bahkan saat melewatinya mengikuti kendaraan di depan, harus berhenti sesaat dan memastikan keselamatan." Meskipun mengikuti kendaraan di depan, tetap wajib berhenti sesaat dan melakukan konfirmasi keselamatan.

    Driving school curriculum: Stage 1 – Topic 6: Intersections and railroad crossings

    Source: Ch. 6 · Section (第1節 踏切) · 1(4) 前の車に続いて通過するときでも、一時停止をし、安全を確かめなければなりません。

    Permalink to this question →

  5. Q5Di dalam perlintasan kereta api, untuk mencegah mesin mati, jangan berganti gigi dan lewati perlintasan sekaligus dengan gigi rendah yang digunakan saat mulai bergerak.[True / False · Medium]

    Answer: ✓ Benar

    Explanation: Dalam Peraturan Lalu Lintas Bab 6 Bagian 1 poin (5) tertulis "Di dalam perlintasan kereta api, untuk mencegah mesin mati, jangan berganti gigi dan lewati perlintasan sekaligus dengan gigi rendah yang digunakan saat mulai bergerak", sehingga pergantian gigi harus dihindari untuk mencegah mesin mati.

    Driving school curriculum: Stage 1 – Topic 6: Intersections and railroad crossings

    Source: Ch. 6 · Section (第1節 踏切) · 1(5) 踏切内では、エンストを防止するため、変速しないで、発進したときの低速ギアのまま一気に通過しましよう。

    Permalink to this question →

  6. Q6Segera setelah kereta dari satu arah lewat, tidak ada kereta yang datang dari arah sebaliknya, jadi boleh langsung melewati perlintasan kereta api.[True / False · Hard]

    Answer: ✕ Salah

    Explanation: Dalam Peraturan Lalu Lintas Bab 6 Bagian 1 poin (2) tertulis "Saat memastikan keamanan, meskipun kereta dari satu arah telah lewat, segera setelah itu kereta dari arah sebaliknya mungkin mendekat, jadi berhati-hatilah", sehingga perlu waspada terhadap kereta dari arah sebaliknya.

    Driving school curriculum: Stage 1 – Topic 6: Intersections and railroad crossings

    Source: Ch. 6 · Section (第1節 踏切) · 1(2) 安全を確認する場合、一方からの列車が通過しても、その直後に反対の方向からの列車が近づいて来ることがありますから十分注意しましよう。

    Permalink to this question →

  7. Q7Jika sisi seberang perlintasan kereta api sedang macet dan ada kemungkinan tidak bisa bergerak di dalam perlintasan, jangan masuk ke perlintasan.[True / False · Medium]

    Answer: ✓ Benar

    Explanation: Dalam Peraturan Lalu Lintas Bab 6 Bagian 1 poin (4) tertulis "Juga, jika sisi seberang perlintasan sedang macet sehingga bila terus maju ada kemungkinan tidak bisa bergerak di dalam perlintasan, jangan masuk", sehingga masuk perlintasan dilarang untuk mencegah terjebak di dalam perlintasan.

    Driving school curriculum: Stage 1 – Topic 6: Intersections and railroad crossings

    Source: Ch. 6 · Section (第1節 踏切) · 1(4) また、踏切の向こう側が混雑しているため、そのまま進むと踏切内で動きがとれなくなるおそれがあるときは、入つてはいけません。

    Permalink to this question →

  8. Q8Manakah tindakan yang paling tepat ketika kendaraan tidak bisa bergerak di perlintasan kereta api?[Multiple choice · Medium]
    • A.Pertama dorong kendaraan untuk memindahkannya ke luar perlintasan, lalu beri tahu masinis kereta
    • B.Secepat mungkin beri tahu masinis kereta dan lainnya serta pindahkan kendaraan ke luar perlintasan
    • C.Beri isyarat dengan flare lalu perlahan-lahan pindahkan kendaraan ke luar perlintasan
    • D.Tunggu sampai alarm berbunyi, lalu pindahkan kendaraan ke luar perlintasan

    Answer: B: Secepat mungkin beri tahu masinis kereta dan lainnya serta pindahkan kendaraan ke luar perlintasan

    Explanation: Dalam Peraturan Lalu Lintas Bab 6 Bagian 1 poin 2 tertulis "Jika kendaraan tidak bisa bergerak di perlintasan kereta api, secepat mungkin beri tahu masinis kereta dan lainnya serta pindahkan kendaraan ke luar perlintasan", dan penting untuk melakukan pemberitahuan dan pemindahan secara bersamaan.

    Driving school curriculum: Stage 1 – Topic 6: Intersections and railroad crossings

    Source: Ch. 6 · Section (第1節 踏切) · 2 踏切で動かなくなつたときは、 次の要領で一刻も早く列車の運転士などに知らせるとともに、車を踏切の外に移動させなければなりません。

    Permalink to this question →

  9. Q9Di perlintasan kereta api tanpa alat pemberitahu gangguan perlintasan, kendaraan mengalami kerusakan dan tidak bisa bergerak, dan flare juga sudah habis terpakai. Manakah tindakan yang benar dalam kasus ini?[Multiple choice · Hard]
    • A.Menunggu pertolongan di dalam kendaraan
    • B.Berteriak keras untuk memberi tahu kereta
    • C.Bakar benda yang mudah mengeluarkan asap di sekitar untuk memberi isyarat
    • D.Tekan tombol alat pemberitahu gangguan perlintasan berulang kali

    Answer: C: Bakar benda yang mudah mengeluarkan asap di sekitar untuk memberi isyarat

    Explanation: Dalam Peraturan Lalu Lintas Bab 6 Bagian 1 poin 2(3) tertulis "Jika tidak ada flare atau sudah habis terpakai, bakar benda yang mudah mengeluarkan asap di sekitar untuk memberi isyarat", sehingga cara alternatif ketika tidak ada flare telah dijelaskan.

    Driving school curriculum: Stage 1 – Topic 6: Intersections and railroad crossings

    Source: Ch. 6 · Section (第1節 踏切) · 2(3) 発炎筒などがなかつたり、使い切つてしまつたりしたときは、煙の出やすいものを付近で燃やすなどして合図をする。

    Permalink to this question →

  10. Q10Ketika kendaraan tidak bisa bergerak di perlintasan kereta api yang memiliki alarm, manakah yang harus digunakan pertama kali?[Multiple choice · Easy]
    • A.Flare
    • B.Alat pemberitahu gangguan perlintasan
    • C.Klakson
    • D.Lampu hazard

    Answer: B: Alat pemberitahu gangguan perlintasan

    Explanation: Dalam Peraturan Lalu Lintas Bab 6 Bagian 1 poin 2(1) tertulis "Di perlintasan dengan alarm, manfaatkan alat pemberitahu gangguan perlintasan jenis tombol tekan yang terpasang di tiang alarm dan sebagainya", sehingga di perlintasan dengan alarm, alat pemberitahu gangguan perlintasan adalah pilihan pertama.

    Driving school curriculum: Stage 1 – Topic 6: Intersections and railroad crossings

    Source: Ch. 6 · Section (第1節 踏切) · 2(1) 警報機のある踏切では、 警報機の柱などに取り付けられている押しボタン式の踏切支障報知装置を活用する。

    Permalink to this question →

  11. Q11Ketika berhenti mengikuti kendaraan di depan pada tanjakan, jangan terlalu dekat karena kendaraan di depan mungkin mundur dan bertabrakan.[True / False · Easy]

    Answer: ✓ Benar

    Explanation: Dalam Peraturan Lalu Lintas poin (1) tertulis "Ketika berhenti mengikuti kendaraan di depan pada tanjakan, jangan terlalu dekat. Kendaraan di depan mungkin mundur dan bertabrakan", sehingga pernyataan ini benar.

    Driving school curriculum: Stage 2 – Topic 6: Natural forces acting on vehicles

    Source: Ch. 6 · Section (第2節 坂道・カーブ) · 1 坂道・山道 (1)

    Permalink to this question →

  12. Q12Di turunan, gunakan rem kaki sebagai rem utama, dan manfaatkan rem mesin sebagai pelengkap bila diperlukan.[True / False · Medium]

    Answer: ✕ Salah

    Explanation: Dalam Peraturan Lalu Lintas poin (4) tertulis "Gunakan gigi rendah dan manfaatkan rem mesin. Pada turunan panjang, jika rem kaki digunakan terlalu sering, rem bisa tiba-tiba tidak berfungsi dan berbahaya", sehingga rem mesin harus digunakan sebagai rem utama.

    Driving school curriculum: Stage 2 – Topic 6: Natural forces acting on vehicles

    Source: Ch. 6 · Section (第2節 坂道・カーブ) · 1 坂道・山道 (4)

    Permalink to this question →

  13. Q13Ketika mulai bergerak di tanjakan, lebih aman mulai bergerak hanya dengan operasi kopling tanpa menggunakan rem tangan.[True / False · Hard]

    Answer: ✕ Salah

    Explanation: Dalam Peraturan Lalu Lintas poin (2) tertulis "Ketika mulai bergerak di tanjakan, sebisa mungkin gunakan rem tangan. Jika mencoba mulai bergerak hanya dengan operasi kopling, bisa gagal dan kendaraan mundur serta bertabrakan dengan kendaraan di belakang", sehingga penggunaan rem tangan dianjurkan.

    Driving school curriculum: Stage 2 – Topic 6: Natural forces acting on vehicles

    Source: Ch. 6 · Section (第2節 坂道・カーブ) · 1 坂道・山道 (2)

    Permalink to this question →

  14. Q14Di tikungan atau belokan, jangan mendahului kendaraan di depan.[True / False · Easy]

    Answer: ✓ Benar

    Explanation: Dalam Peraturan Lalu Lintas 2 poin (5) tertulis "Di tikungan atau belokan, jangan mendahului kendaraan di depan", sehingga pernyataan ini benar.

    Driving school curriculum: Stage 2 – Topic 6: Natural forces acting on vehicles

    Source: Ch. 6 · Section (第2節 坂道・カーブ) · 2 曲がり角・カーブ (5)

    Permalink to this question →

  15. Q15Di jalan menanjak dan menurun, karena sulit mulai bergerak di tanjakan, pada prinsipnya kendaraan yang menanjak harus memberi jalan kepada kendaraan yang menurun.[True / False · Medium]

    Answer: ✕ Salah

    Explanation: Dalam Peraturan Lalu Lintas poin (6) tertulis "Di jalan menanjak dan menurun, karena sulit mulai bergerak di tanjakan, kendaraan yang menurun harus memberi jalan kepada kendaraan yang menanjak", sehingga pada prinsipnya kendaraan yang menurun yang memberi jalan. Namun, jika ada tempat tunggu di dekat kendaraan yang menanjak, kendaraan yang menanjak juga masuk ke tempat tunggu untuk menunggu.

    Driving school curriculum: Stage 2 – Topic 6: Natural forces acting on vehicles

    Source: Ch. 6 · Section (第2節 坂道・カーブ) · 1 坂道・山道 (6)

    Permalink to this question →

  16. Q16Ketika mendekati tikungan atau belokan, kurangi kecepatan secukupnya di bagian lurus sebelumnya.[True / False · Easy]

    Answer: ✓ Benar

    Explanation: Dalam Peraturan Lalu Lintas 2 poin (1) tertulis "Ketika mendekati tikungan atau belokan, kurangi kecepatan secukupnya di bagian lurus sebelumnya", sehingga pernyataan ini benar. Jika memutar setir dalam kecepatan tinggi, mudah terjadi terbalik atau tergelincir ke samping.

    Driving school curriculum: Stage 2 – Topic 6: Natural forces acting on vehicles

    Source: Ch. 6 · Section (第2節 坂道・カーブ) · 2 曲がり角・カーブ (1)

    Permalink to this question →

  17. Q17Di jalan yang salah satu sisinya adalah tebing dengan risiko jatuh, jika tidak dapat berpapasan dengan aman, kendaraan di sisi gunung harus berhenti sepenuhnya dan memberi jalan.[True / False · Hard]

    Answer: ✕ Salah

    Explanation: Peraturan Lalu Lintas (8) menyatakan "Di jalan yang salah satu sisinya adalah tebing dengan risiko jatuh, jika tidak dapat berpapasan dengan aman, kendaraan di sisi tebing harus berhenti sepenuhnya dan memberi jalan." Yang benar adalah kendaraan di sisi tebing yang harus memberi jalan.

    Driving school curriculum: Stage 2 – Topic 6: Natural forces acting on vehicles

    Source: Ch. 6 · Section (第2節 坂道・カーブ) · 1 坂道・山道 (8)

    Permalink to this question →

  18. Q18Mengenai berkendara di jalan menurun, manakah yang benar?[Multiple choice · Medium]
    • A.Di jalan menurun, jarak pengereman menjadi lebih pendek karena pengaruh gravitasi, sehingga jarak aman boleh lebih sempit daripada di jalan datar
    • B.Perlebar jarak aman
    • C.Untuk mencegah vapor lock, jangan gunakan rem kaki sama sekali dan atur kecepatan hanya dengan engine brake
    • D.Untuk memberi tahu kendaraan di belakang bahwa Anda mengurangi kecepatan, injak pedal rem beberapa kali sambil mendekatkan jarak dengan kendaraan di depan

    Answer: B: Perlebar jarak aman

    Explanation: Peraturan Lalu Lintas (5) menyatakan "Di jalan menurun, perlebar jarak aman. Kecepatan bertambah dan jarak berhenti menjadi lebih panjang sehingga berbahaya." Yang benar adalah memperlebar jarak aman di jalan menurun.

    Driving school curriculum: Stage 2 – Topic 6: Natural forces acting on vehicles

    Source: Ch. 6 · Section (第2節 坂道・カーブ) · 1 坂道・山道 (5)

    Permalink to this question →

  19. Q19Saat berkendara di jalan menurun panjang dengan kendaraan automatic, bagaimana sebaiknya mengoperasikan tuas persneling?[Multiple choice · Medium]
    • A.Masukkan ke D dan nyalakan (ON) tombol overdrive (O/D)
    • B.Tetap di D dan terus injak rem kaki secara ringan untuk mengurangi kecepatan
    • C.Masukkan ke 2 atau L (atau 1)
    • D.Tetap di D dan tarik rem tangan sambil berkendara untuk mencegah rem kaki terlalu panas

    Answer: C: Masukkan ke 2 atau L (atau 1)

    Explanation: Peraturan Lalu Lintas (4) menyatakan "Di jalan menurun, gunakan gigi rendah (pada kendaraan automatic, masukkan tuas persneling ke 2 atau L (atau 1)) dan manfaatkan engine brake." Yang benar adalah memasukkan ke 2 atau L (atau 1).

    Driving school curriculum: Stage 2 – Topic 6: Natural forces acting on vehicles

    Source: Ch. 6 · Section (第2節 坂道・カーブ) · 1 坂道・山道 (4)

    Permalink to this question →

  20. Q20Mengenai berkendara di dekat puncak jalan mendaki, manakah yang salah?[Multiple choice · Hard]
    • A.Pandangan buruk sehingga kurangi kecepatan hingga siap berhenti (jokō)
    • B.Dilarang menyalip
    • C.Melewatinya dengan akselerasi penuh
    • D.Waspada terhadap kendaraan dari arah berlawanan

    Answer: C: Melewatinya dengan akselerasi penuh

    Explanation: Peraturan Lalu Lintas (3) menyatakan "Di dekat puncak jalan mendaki, pandangan buruk sehingga kurangi kecepatan hingga siap berhenti (jokō). Juga, di tempat tersebut dilarang menyalip." Jokō diperlukan. Pernyataan bahwa harus melewatinya dengan akselerasi penuh adalah salah.

    Driving school curriculum: Stage 2 – Topic 6: Natural forces acting on vehicles

    Source: Ch. 6 · Section (第2節 坂道・カーブ) · 1 坂道・山道 (3)

    Permalink to this question →

  21. Q21Di malam hari, pandangan menjadi buruk dan sensasi kecepatan menjadi tumpul sehingga mudah terjadi kecepatan berlebih, maka perlu mengurangi kecepatan dan berkendara lebih hati-hati dibanding siang hari.[True / False · Easy]

    Answer: ✓ Benar

    Explanation: Teks Peraturan Lalu Lintas "Berkendara di malam hari (1)" menyatakan "Karena pandangan menjadi buruk di malam hari," "sensasi kecepatan menjadi tumpul dan mudah terjadi kecepatan berlebih," "kurangi kecepatan dan berkendara lebih hati-hati dibanding siang hari." Soal ini menyatakan hal tersebut dengan tepat.

    Driving school curriculum: Stage 2 – Topic 7: Driving in adverse conditions

    Source: Ch. 6 · Section (第3節 夜間) · 1 夜間の走行(1) 夜間は視界が悪くなるため…昼間より速度を落として慎重に運転しましよう。

    Permalink to this question →

  22. Q22Bahkan di siang hari, saat melewati tempat yang pandangannya tidak sampai 100 meter seperti di dalam terowongan atau di dalam kabut tebal, harus menyalakan lampu depan dan lain-lain.[True / False · Medium]

    Answer: ✕ Salah

    Explanation: Teks Peraturan Lalu Lintas "2 Penerangan (1)" menyatakan "Bahkan di siang hari, saat melewati tempat yang pandangannya tidak sampai 50 meter (200 meter di jalan bebas hambatan) seperti di dalam terowongan atau di dalam kabut tebal." Soal menyebutkan "100 meter" sehingga angkanya salah.

    Driving school curriculum: Stage 2 – Topic 7: Driving in adverse conditions

    Source: Ch. 6 · Section (第3節 夜間) · 2 灯火(1) 昼間でも、トンネルの中や濃い霧の中などで50メートル(高速道路では200メートル)先が見えないような場所を通行するときも同じです。

    Permalink to this question →

  23. Q23Saat berpapasan dengan kendaraan dari arah berlawanan atau saat berkendara tepat di belakang kendaraan lain, harus meredupkan lampu depan atau mengalihkannya ke bawah.[True / False · Easy]

    Answer: ✓ Benar

    Explanation: Teks Peraturan Lalu Lintas "2 Penerangan (2)" menyatakan dengan jelas "Saat berpapasan dengan kendaraan dari arah berlawanan atau saat berkendara tepat di belakang kendaraan lain, harus meredupkan lampu depan atau mengalihkannya ke bawah." Soal ini sepenuhnya sesuai dengan pernyataan tersebut.

    Driving school curriculum: Stage 2 – Topic 7: Driving in adverse conditions

    Source: Ch. 6 · Section (第3節 夜間) · 2 灯火(2) 対向車と行き違うときや、ほかの車の直後を通行しているときは、前照灯を減光するか、下向きに切り替えなければなりません。

    Permalink to this question →

  24. Q24Saat berkendara, pejalan kaki di sekitar sisi kanan jalan dapat menjadi tidak terlihat karena lampu kendaraan sendiri dan kendaraan dari arah berlawanan, sehingga perlu berhati-hati.[True / False · Medium]

    Answer: ✕ Salah

    Explanation: Teks Peraturan Lalu Lintas "1 Berkendara di malam hari (2)" menyatakan "Pejalan kaki di sekitar tengah jalan dapat menjadi tidak terlihat karena lampu kendaraan sendiri dan kendaraan dari arah berlawanan." Soal menyebutkan "sisi kanan" tetapi yang benar adalah "tengah jalan".

    Driving school curriculum: Stage 2 – Topic 7: Driving in adverse conditions

    Source: Ch. 6 · Section (第3節 夜間) · 1 夜間の走行(2) 自分の車と対向車のライトで、道路の中央付近の歩行者が見えなくなることがあるので、十分注意しましよう。

    Permalink to this question →

  25. Q25Di malam hari, jika terpaksa berhenti atau parkir di jalan bebas hambatan, cukup menyalakan lampu hazard, lampu parkir, atau lampu belakang saja, tidak perlu memasang alat penanda berhenti.[True / False · Hard]

    Answer: ✕ Salah

    Explanation: Teks Peraturan Lalu Lintas "2 Penerangan (6)" menyatakan "Di malam hari, jika terpaksa berhenti atau parkir di jalan bebas hambatan, selain menyalakan lampu hazard, lampu parkir, atau lampu belakang, juga harus memasang alat penanda berhenti." Tidak hanya lampu, tetapi alat penanda berhenti juga diperlukan.

    Driving school curriculum: Stage 2 – Topic 7: Driving in adverse conditions

    Source: Ch. 6 · Section (第3節 夜間) · 2 灯火(6) 夜間、高速道路でやむを得ず駐停車する場合には、非常点滅表示灯、駐車灯又は尾灯をつけるほか、停止表示器材を置かなければなりません。

    Permalink to this question →

  26. Q26Saat senja (薄暮時), banyak terjadi kecelakaan, sehingga perlu menyalakan lampu lebih awal untuk memberi tahu keberadaan kendaraan sendiri.[True / False · Easy]

    Answer: ✓ Benar

    Explanation: Teks Peraturan Lalu Lintas "1 Berkendara di malam hari (6)" menyatakan "Saat senja banyak terjadi kecelakaan, jadi nyalakan lampu lebih awal untuk memberi tahu keberadaan kendaraan Anda." Soal ini menyatakan isi tersebut dengan tepat.

    Driving school curriculum: Stage 2 – Topic 7: Driving in adverse conditions

    Source: Ch. 6 · Section (第3節 夜間) · 1 夜間の走行(6) 薄暮時には事故が多く発生しますので、早めにライトを点灯し、自分の車の存在を知らせるようにしましよう。

    Permalink to this question →

  27. Q27Lampu kabin, termasuk pada taksi, tidak boleh dinyalakan saat berkendara.[True / False · Medium]

    Answer: ✕ Salah

    Explanation: Peraturan Lalu Lintas menyatakan "Lampu kabin, selain pada bus, sebaiknya tidak dinyalakan saat berkendara," tetapi ini adalah anjuran, dan tidak ada kewajiban hukum bagi kendaraan biasa atau taksi untuk 'tidak boleh menyalakan lampu kabin saat berkendara.' Oleh karena itu, ungkapan kewajiban dengan "harus" adalah salah. (Catatan: bus umum diwajibkan menyalakan lampu kabin di malam hari.)

    Driving school curriculum: Stage 2 – Topic 7: Driving in adverse conditions

    Source: Ch. 6 · Section (第3節 夜間) · 2 灯火(5) 室内灯は、バスのほかは、走行中につけないようにしましよう。

    Permalink to this question →

  28. Q28Hal apa yang ditunjukkan dalam Peraturan Lalu Lintas sebagai hal yang harus diperhatikan saat mengikuti kendaraan di depan?[Multiple choice · Medium]
    • A.Perhatikan lampu sein kendaraan tersebut
    • B.Perhatikan lampu rem kendaraan tersebut
    • C.Perhatikan plat nomor kendaraan tersebut
    • D.Perhatikan jarak aman dengan kendaraan tersebut

    Answer: B: Perhatikan lampu rem kendaraan tersebut

    Explanation: Teks Peraturan Lalu Lintas "1 Berkendara di malam hari (4)" menyatakan "Saat mengikuti kendaraan di depan, perhatikan lampu rem kendaraan tersebut." Saat berkendara di malam hari, dengan memerhatikan lampu rem kendaraan di depan, Anda dapat mengetahui lebih awal jika kendaraan tersebut mengurangi kecepatan atau berhenti.

    Driving school curriculum: Stage 2 – Topic 7: Driving in adverse conditions

    Source: Ch. 6 · Section (第3節 夜間) · 1 夜間の走行(4) 前の車に続いて走るときは、その車のブレーキ灯に注意しましよう。

    Permalink to this question →

  29. Q29Manakah penggunaan lampu utama yang ditunjukkan dalam Peraturan Lalu Lintas saat mendekati persimpangan atau tikungan dengan jarak pandang buruk?[Multiple choice · Medium]
    • A.Matikan lampu utama dan konfirmasi reaksi kendaraan lain dan pejalan kaki
    • B.Tetapkan lampu utama pada posisi dekat untuk menunjukkan perhatian terhadap kendaraan lawan arah
    • C.Nyalakan lampu utama dalam posisi jauh atau kedipkan untuk memberi tahu bahwa Anda mendekati persimpangan
    • D.Redupkan lampu utama dan masuk sambil melakukan徐行 (jokō)

    Answer: C: Nyalakan lampu utama dalam posisi jauh atau kedipkan untuk memberi tahu bahwa Anda mendekati persimpangan

    Explanation: Dalam Peraturan Lalu Lintas bagian "2 灯火(4)", tertulis: "Saat mendekati persimpangan atau tikungan dengan jarak pandang buruk, nyalakan lampu utama dalam posisi jauh atau kedipkan untuk memberi tahu kendaraan lain dan pejalan kaki bahwa Anda mendekati persimpangan." Dengan cara ini Anda dapat memberi tahu keberadaan dan kedekatan kendaraan Anda kepada orang-orang di sekitar.

    Driving school curriculum: Stage 2 – Topic 7: Driving in adverse conditions

    Source: Ch. 6 · Section (第3節 夜間) · 2 灯火(4) 見通しの悪い交差点やカーブなどの手前では、前照灯を上向きにするか点滅させて、ほかの車や歩行者に交差点への接近を知らせましよう。

    Permalink to this question →

  30. Q30Pada hari hujan, Anda harus mengurangi kecepatan dibandingkan hari cerah, menjaga jarak aman yang cukup, dan berkendara dengan hati-hati.[True / False · Easy]

    Answer: ✓ Benar

    Explanation: Dalam Peraturan Lalu Lintas Bab 6 Bagian 4 tertulis: "Pada hari hujan, kurangi kecepatan dibandingkan hari cerah, jaga jarak aman yang cukup, dan berkendaralah dengan hati-hati." Saat hujan, kondisi buruk seperti jarak pandang terbatas dan permukaan jalan licin terjadi bersamaan, sehingga tindakan ini diperlukan.

    Driving school curriculum: Stage 2 – Topic 7: Driving in adverse conditions

    Source: Ch. 6 · Section (第4節 悪天候など) · 1 雨の日の運転(2)

    Permalink to this question →

  31. Q31Jalan beraspal saat hujan baru mulai turun relatif tidak licin, sehingga boleh berkendara dengan kecepatan normal.[True / False · Medium]

    Answer: ✕ Salah

    Explanation: Dalam Peraturan Lalu Lintas tertulis: "Jalan beraspal saat hujan baru mulai turun mudah tergelincir, jadi berhati-hatilah." Saat hujan baru mulai, minyak dan zat lain di permukaan jalan mengapung ke atas, justru membuat jalan lebih licin sehingga perlu berhati-hati. Berkendara dengan kecepatan normal berbahaya.

    Driving school curriculum: Stage 2 – Topic 7: Driving in adverse conditions

    Source: Ch. 6 · Section (第4節 悪天候など) · 1 雨の日の運転(4)

    Permalink to this question →

  32. Q32Saat melewati genangan air dalam, air dapat masuk ke dalam drum rem, sehingga rem dapat tidak berfungsi atau fungsinya menurun.[True / False · Easy]

    Answer: ✓ Benar

    Explanation: Dalam Peraturan Lalu Lintas Bab 6 Bagian 4 tertulis: "Saat melewati genangan air dalam, air dapat masuk ke dalam drum rem, sehingga rem dapat tidak berfungsi atau fungsinya menurun, maka hindarilah."

    Driving school curriculum: Stage 2 – Topic 7: Driving in adverse conditions

    Source: Ch. 6 · Section (第4節 悪天候など) · 1 雨の日の運転(6)

    Permalink to this question →

  33. Q33Saat melewati dekat pejalan kaki atau toko, sebaiknya mengurangi kecepatan agar tidak memercikkan lumpur atau air.[True / False · Hard]

    Answer: ✕ Salah

    Explanation: Dalam Peraturan Lalu Lintas tertulis: "Saat melewati dekat pejalan kaki atau toko, Anda harus mengurangi kecepatan agar tidak memercikkan lumpur atau air." Karena menggunakan ekspresi kewajiban "harus" bukan "sebaiknya", pertanyaan ini salah.

    Driving school curriculum: Stage 2 – Topic 7: Driving in adverse conditions

    Source: Ch. 6 · Section (第4節 悪天候など) · 1 雨の日の運転(5)

    Permalink to this question →

  34. Q34Di jalan bersalju atau jalan beku, jika menggunakan salah satu dari rantai ban, ban salju, atau ban studless, Anda dapat melintas di semua jalan.[True / False · Medium]

    Answer: ✕ Salah

    Explanation: Dalam Peraturan Lalu Lintas tertulis: "Di jalan yang lalu lintasnya dilarang bagi kendaraan tanpa rantai ban melalui rambu, Anda tidak boleh melintas tanpa memasang rantai ban pada ban." Ada jalan yang tidak dapat dilalui hanya dengan ban salju atau ban studless saja.

    Driving school curriculum: Stage 2 – Topic 7: Driving in adverse conditions

    Source: Ch. 6 · Section (第4節 悪天候など) · 2 雪道などの運転(1)

    Permalink to this question →

  35. Q35Saat kabut atau badai salju, jika ada fog lamp sebaiknya nyalakan fog lamp, jika tidak ada sebaiknya nyalakan lampu utama lebih awal.[True / False · Easy]

    Answer: ✓ Benar

    Explanation: Dalam Peraturan Lalu Lintas Bab 6 Bagian 4 tertulis: "Kabut atau badai salju sangat mempersempit jarak pandang. Jika ada fog lamp (lampu tambahan depan berwarna kuning pucat dll), nyalakan fog lamp; jika tidak ada, nyalakan lampu utama lebih awal." Karena jarak pandang menjadi sangat sempit, diperlukan penyalaan lebih awal.

    Driving school curriculum: Stage 2 – Topic 7: Driving in adverse conditions

    Source: Ch. 6 · Section (第4節 悪天候など) · 3 霧などのときの運転(1)

    Permalink to this question →

  36. Q36Saat berkendara di hari hujan, akselerasi mendadak, belok mendadak, dan rem mendadak menjadi penyebab terguling atau tergelincir ke samping, sehingga sangat berbahaya.[True / False · Medium]

    Answer: ✓ Benar

    Explanation: Dalam Peraturan Lalu Lintas tertulis: "Akselerasi mendadak, belok mendadak, dan rem mendadak menjadi penyebab terguling atau tergelincir ke samping, dan sangat berbahaya." Saat hujan permukaan jalan menjadi licin, sehingga operasi mendadak meningkatkan risiko terguling atau tergelincir ke samping.

    Driving school curriculum: Stage 2 – Topic 7: Driving in adverse conditions

    Source: Ch. 6 · Section (第4節 悪天候など) · 1 雨の日の運転(2)

    Permalink to this question →

  37. Q37Manakah yang benar mengenai penggunaan ban berpaku (spike tire) sesuai yang tercantum dalam Peraturan Lalu Lintas?[Multiple choice · Medium]
    • A.Ban berpaku dapat digunakan bahkan di jalan selain jalan bersalju atau jalan beku.
    • B.Ban berpaku menjadi penyebab kerusakan permukaan jalan dan timbulnya debu, maka jangan gunakan di jalan selain jalan bersalju atau jalan beku.
    • C.Ban berpaku dilarang digunakan di jalan jenis apa pun.
    • D.Ban berpaku hanya dapat digunakan di atas rel trem.

    Answer: B: Ban berpaku menjadi penyebab kerusakan permukaan jalan dan timbulnya debu, maka jangan gunakan di jalan selain jalan bersalju atau jalan beku.

    Explanation: Dalam Peraturan Lalu Lintas tertulis: "Ban berpaku menjadi penyebab kerusakan permukaan jalan dan timbulnya debu di jalan selain jalan bersalju atau jalan beku, maka jangan gunakan." Isinya adalah agar menahan diri dari penggunaan di jalan selain jalan bersalju atau jalan beku.

    Driving school curriculum: Stage 2 – Topic 7: Driving in adverse conditions

    Source: Ch. 6 · Section (第4節 悪天候など) · 2 雪道などの運転(4)

    Permalink to this question →

  38. Q38Manakah poin perhatian saat berkendara di jalan bersalju yang tercantum dalam Peraturan Lalu Lintas?[Multiple choice · Medium]
    • A.Kurangi kecepatan secukupnya, jaga jarak aman yang cukup, dan berkendara dengan memilih salju baru sebisa mungkin.
    • B.Kurangi kecepatan secukupnya, jaga jarak aman yang cukup, dan berkendara dengan memilih bekas jejak kendaraan sebisa mungkin.
    • C.Kecepatan boleh seperti biasa, tetapi jaga jarak aman yang cukup, dan berkendara dengan memilih bekas jejak kendaraan sebisa mungkin.
    • D.Kurangi kecepatan secukupnya, jarak aman boleh seperti biasa, dan berkendara dengan memilih bekas jejak kendaraan sebisa mungkin.

    Answer: B: Kurangi kecepatan secukupnya, jaga jarak aman yang cukup, dan berkendara dengan memilih bekas jejak kendaraan sebisa mungkin.

    Explanation: Dalam Peraturan Lalu Lintas tertulis: "Kurangi kecepatan secukupnya, jaga jarak aman yang cukup, dan berkendaralah" serta "Usahakan untuk berkendara memilih bekas jejak kendaraan." Perlu memperhatikan kecepatan dan jarak aman keduanya, serta berkendara di bekas jejak kendaraan adalah tindakan yang benar.

    Driving school curriculum: Stage 2 – Topic 7: Driving in adverse conditions

    Source: Ch. 6 · Section (第4節 悪天候など) · 2 雪道などの運転(2)(3)

    Permalink to this question →

  39. Q39Mengenai pelat besi di lokasi konstruksi dan rel trem saat berkendara di hari hujan, manakah yang tercantum dalam Peraturan Lalu Lintas?[Multiple choice · Medium]
    • A.Tidak perlu perhatian khusus.
    • B.Karena gesekan bertambah dari biasanya, naikkan kecepatan untuk melewatinya.
    • C.Licin sehingga berbahaya.
    • D.Harus berhenti dan mengonfirmasi.

    Answer: C: Licin sehingga berbahaya.

    Explanation: Dalam Peraturan Lalu Lintas tertulis: "Pelat besi di lokasi konstruksi, rel trem juga licin sehingga berbahaya." Permukaan jalan ini menjadi sangat licin saat hujan, sehingga perlu berhati-hati.

    Driving school curriculum: Stage 2 – Topic 7: Driving in adverse conditions

    Source: Ch. 6 · Section (第4節 悪天候など) · 1 雨の日の運転(4)

    Permalink to this question →

  40. Q40Ketika mesin mati di dalam perlintasan kereta atau persimpangan, sebagai langkah darurat Anda dapat memasukkan gigi ke posisi Low atau Second dan menggunakan motor starter untuk menggerakkan kendaraan.[True / False · Easy]

    Answer: ✓ Benar

    Explanation: Dalam teks Peraturan Lalu Lintas bagian (1) tertulis "Dalam situasi seperti ini, sebagai langkah darurat Anda dapat memasukkan gigi ke posisi Low atau Second dan menggunakan motor starter (motor listrik starter) untuk menggerakkan kendaraan". Namun, metode ini tidak dapat digunakan pada kendaraan transmisi otomatis dan sejenisnya.

    Driving school curriculum: Stage 2 – Topic 13: Responding to traffic accidents

    Source: Ch. 6 · Section (第5節 緊急時の措置) · (1) 踏切や交差点の中でエンストしたときは、非常手段としてギアをローかセコンドに入れ、セルモーター(始動電動機)を使つて車を動かすこともできます。

    Permalink to this question →

  41. Q41Pada kendaraan transmisi otomatis, ketika mesin mati Anda dapat memasukkan gigi ke posisi Low dan menggerakkan kendaraan dengan motor starter.[True / False · Medium]

    Answer: ✕ Salah

    Explanation: Dalam catatan tambahan teks Peraturan Lalu Lintas bagian (1) tertulis "Metode ini tidak dapat digunakan pada kendaraan transmisi otomatis atau kendaraan yang dilengkapi dengan perangkat yang mengharuskan pedal kopling diinjak agar mesin dapat dinyalakan", sehingga pada kendaraan transmisi otomatis metode ini tidak dapat digunakan.

    Driving school curriculum: Stage 2 – Topic 13: Responding to traffic accidents

    Source: Ch. 6 · Section (第5節 緊急時の措置) · (1) ただし、オートマチック車やクラッチペダルを踏まないとエンジンが始動しない装置を備えている車には、この方法は使えません。

    Permalink to this question →

  42. Q42Ketika roda berputar di tempat di tanah berlumpur dan sebagainya, efektif menggunakan kain bekas atau kerikil sebagai pencegah selip.[True / False · Easy]

    Answer: ✓ Benar

    Explanation: Dalam teks Peraturan Lalu Lintas bagian (2) tertulis "Ketika roda berputar di tempat di tanah berlumpur dan sebagainya, jika ada kain bekas, kerikil, dan sejenisnya, efektif menggunakannya sebagai pencegah selip", dan penggunaan kain bekas atau kerikil sebagai pencegah selip direkomendasikan.

    Driving school curriculum: Stage 2 – Topic 13: Responding to traffic accidents

    Source: Ch. 6 · Section (第5節 緊急時の措置) · (2) ぬかるみなどで車輪が空回りするときは、古毛布、砂利などがあれば、それを滑り止めに使うと効果的です。

    Permalink to this question →

  43. Q43Ketika putaran mesin naik saat berkendara kemudian karena kerusakan dan sebagainya tidak dapat turun lagi, manakah tindakan yang benar untuk kendaraan roda empat?[Multiple choice · Hard]
    • A.Segera matikan kunci kontak mesin
    • B.Masukkan gigi ke posisi Neutral agar tenaga mesin tidak tersalur ke roda, pindah ke tempat yang aman, lalu setelah berhenti matikan kunci kontak mesin
    • C.Masukkan gigi ke posisi Low dan kurangi kecepatan dengan engine brake
    • D.Matikan kunci kontak untuk menghentikan putaran mesin

    Answer: B: Masukkan gigi ke posisi Neutral agar tenaga mesin tidak tersalur ke roda, pindah ke tempat yang aman, lalu setelah berhenti matikan kunci kontak mesin

    Explanation: Dalam teks Peraturan Lalu Lintas bagian (3) tertulis "Dalam kasus kendaraan roda empat, masukkan gigi ke posisi Neutral agar tenaga mesin tidak tersalur ke roda, lalu pindah ke tempat yang aman seperti bahu jalan, dan setelah berhenti di sana matikan kunci kontak mesin", dan prosedur yang benar adalah mematikan kunci kontak setelah berhenti di tempat yang aman.

    Driving school curriculum: Stage 2 – Topic 13: Responding to traffic accidents

    Source: Ch. 6 · Section (第5節 緊急時の措置) · (3) 四輪車の場合はギアをニュートラルにして車輪にエンジンの力を掛けないようにしながら路肩など安全な場所に行き、そこで停止した後にエンジンスイッチを切ること

    Permalink to this question →

  44. Q44Ketika ban kempes saat berkendara, hindari pengereman mendadak dan berhentilah dengan menginjak rem secara terputus-putus.[True / False · Easy]

    Answer: ✓ Benar

    Explanation: Dalam teks Peraturan Lalu Lintas bagian (4) tertulis "Ketika ban kempes saat berkendara, pegang setir dengan kuat dan curahkan seluruh tenaga untuk meluruskan arah kendaraan. Hindari pengereman mendadak dan berhentilah dengan menginjak rem secara terputus-putus", sehingga tindakan yang benar adalah menghindari pengereman mendadak dan melakukan pengereman secara terputus-putus.

    Driving school curriculum: Stage 2 – Topic 13: Responding to traffic accidents

    Source: Ch. 6 · Section (第5節 緊急時の措置) · (4) 走行中にタイヤがパンクしたときは、急ブレーキを避け、断続的にブレーキを踏んで止めます。

    Permalink to this question →

  45. Q45Ketika roda belakang mulai selip ke samping, yang penting adalah pertama-tama menginjak rem untuk mengurangi kecepatan.[True / False · Medium]

    Answer: ✕ Salah

    Explanation: Dalam teks Peraturan Lalu Lintas bagian (5) tertulis "Ketika roda belakang mulai selip ke samping, jangan menginjak rem. Pertama-tama lepaskan akselerator, dan bersamaan dengan itu gunakan setir untuk meluruskan kembali arah kendaraan", sehingga menginjak rem adalah tindakan yang salah. Yang benar adalah melepaskan akselerator.

    Driving school curriculum: Stage 2 – Topic 13: Responding to traffic accidents

    Source: Ch. 6 · Section (第5節 緊急時の措置) · (5) 後輪が横滑りを始めたときは、ブレーキを掛けてはいけません。まずアクセルを緩め、同時にハンドルで車の向きを立て直すようにします。

    Permalink to this question →

  46. Q46Ketika roda belakang selip ke kanan, kendaraan akan menghadap ke kanan, jadi putar setir ke kiri untuk meluruskannya.[True / False · Hard]

    Answer: ✕ Salah

    Explanation: Dalam teks Peraturan Lalu Lintas bagian (5) tertulis "Ketika roda belakang selip ke kanan (kiri), kendaraan akan menghadap ke kiri (kanan), jadi putar setir ke kanan (kiri)". Ketika roda belakang selip ke kanan, kendaraan menghadap ke kiri, sehingga yang benar adalah memutar setir ke kanan. Pernyataan dalam soal adalah kebalikannya dan salah.

    Driving school curriculum: Stage 2 – Topic 13: Responding to traffic accidents

    Source: Ch. 6 · Section (第5節 緊急時の措置) · (5) 後輪が右(左)に滑つたときは、車は左(右)に向くので、ハンドルを右(左)に切ります。

    Permalink to this question →

  47. Q47Manakah tindakan yang tidak tercantum dalam Peraturan Lalu Lintas sebagai tindakan ketika rem tidak berfungsi di jalan menurun dan sebagainya?[Multiple choice · Medium]
    • A.Segera turunkan gigi (downshift)
    • B.Tarik rem tangan
    • C.Matikan kunci kontak mesin
    • D.Jatuhkan roda ke parit di sisi gunung

    Answer: C: Matikan kunci kontak mesin

    Explanation: Dalam teks Peraturan Lalu Lintas bagian (6) tertulis tindakan seperti "Segera turunkan gigi (downshift), dan tarik rem tangan. Jika dengan itu pun tidak berhenti, jatuhkan roda ke parit di sisi gunung" dan sebagainya, namun tidak ada catatan mengenai mematikan kunci kontak mesin. Oleh karena itu pilihan 3 adalah jawaban yang benar.

    Driving school curriculum: Stage 2 – Topic 13: Responding to traffic accidents

    Source: Ch. 6 · Section (第5節 緊急時の措置) · (6) 下り坂などでブレーキが効かなくなつたときは、手早く減速チェンジをし、ハンドブレーキを引きます。それでも停止しないようなときは、山側のみぞに車輪を落としたり...

    Permalink to this question →

  48. Q48Ketika timbul kemungkinan tabrakan frontal dengan kendaraan dari arah berlawanan, gunakan klakson dan rem secara bersamaan, dan menghindar sejauh mungkin ke sisi kiri.[True / False · Easy]

    Answer: ✓ Benar

    Explanation: Dalam teks Peraturan Lalu Lintas bagian (7) tertulis "Ketika timbul kemungkinan tabrakan frontal dengan kendaraan dari arah berlawanan, gunakan klakson dan rem secara bersamaan, dan menghindar sejauh mungkin ke sisi kiri", sehingga tindakan yang benar adalah menggunakan klakson dan rem secara bersamaan serta menghindar ke sisi kiri.

    Driving school curriculum: Stage 2 – Topic 13: Responding to traffic accidents

    Source: Ch. 6 · Section (第5節 緊急時の措置) · (7) 対向車と正面衝突のおそれが生じたときは、警音器とブレーキを同時に使い、できる限り左側によけます。

    Permalink to this question →

  49. Q49Ketika ada kemungkinan tabrakan frontal dengan kendaraan dari arah berlawanan, meskipun area di luar jalan bukan tempat berbahaya, keluar dari jalan harus dihindari.[True / False · Medium]

    Answer: ✕ Salah

    Explanation: Dalam teks Peraturan Lalu Lintas bagian (7) tertulis "Jika area di luar jalan bukan tempat berbahaya, jangan ragu untuk keluar dari jalan". Jika area di luar jalan aman, Anda harus secara aktif keluar dari jalan dan tidak boleh menghindarinya. Oleh karena itu pernyataan dalam soal adalah salah.

    Driving school curriculum: Stage 2 – Topic 13: Responding to traffic accidents

    Source: Ch. 6 · Section (第5節 緊急時の措置) · (7) もし道路外が危険な場所でないときは、道路外に出ることをためらつてはいけません。

    Permalink to this question →

  50. Q50Saat melewati perlintasan kereta api, dalam kondisi apa pun Anda harus berhenti sepenuhnya, membuka jendela, dan memastikan keamanan kiri-kanan dengan mata dan telinga sendiri.[True / False · Medium]

    Answer: ✕ Salah

    Explanation: Peraturan Lalu Lintas menetapkan bahwa pada prinsipnya Anda harus berhenti sepenuhnya tepat sebelum perlintasan kereta api, namun sebagai pengecualian, jika ada lampu lalu lintas di perlintasan, Anda boleh melewatinya dengan mengikuti lampu lalu lintas dan tidak harus berhenti sepenuhnya.

    Driving school curriculum: Stage 1 – Topic 6: Intersections and railroad crossings

    Source: Ch. 6 · Section (第1節 踏切 - 一時停止と安全確認) · 第1節 踏切 / 1 一時停止と安全確認(1) 踏切では、死亡・重傷事故のような大きな事故が起こりがちです。踏切を通過しようとするときは、その直前(停止線があるときは、その直前)で一時停止をし、窓を開けるなどして自分の目と耳で左右の安全を確かめなければなりません。 なお、 踏切に信号機のある場合は、信号に従つて通過することができます。

    Permalink to this question →

  51. Q51Saat berhenti atau parkir di jalan pada malam hari, Anda harus selalu menyalakan lampu hazard, lampu parkir, atau lampu belakang.[True / False · Medium]

    Answer: ✕ Salah

    Explanation: Peraturan Lalu Lintas menetapkan bahwa pada prinsipnya lampu harus dinyalakan saat berhenti atau parkir pada malam hari, namun sebagai pengecualian, Anda boleh tidak menyalakan lampu jika berhenti atau parkir di tempat yang terlihat dari jarak 50 meter ke belakang karena penerangan jalan, atau jika memasang alat penanda berhenti.

    Driving school curriculum: Stage 2 – Topic 7: Driving in adverse conditions

    Source: Ch. 6 · Section (第3節 夜間 - 灯火) · 第3節 夜間 / 1 夜間の走行(1) 夜間は視界が悪くなるため、歩行者、特定小型原動機付自転車や自転車などの発見が遅れます。また、速度感が鈍り、速度超過になりがちです。その上、夜間は、過労運転や酒酔い運転をする者や、 酔つて歩く者などがいたりするので、 昼間より速度を落として慎重に運転しましよう。

    Permalink to this question →

  52. Q52Sisi lain perlintasan sedikit padat, tetapi saya menilai akan segera lancar, jadi saya mengikuti kendaraan di depan dan masuk ke dalam perlintasan.[True / False · Medium]

    Answer: ✕ Salah

    Explanation: Peraturan Lalu Lintas menetapkan bahwa jika sisi lain perlintasan padat sehingga ada kemungkinan Anda tidak dapat bergerak di dalam perlintasan jika terus maju, Anda tidak boleh masuk. Memasuki perlintasan berdasarkan penilaian subjektif bahwa "akan segera lancar" adalah pelanggaran.

    Driving school curriculum: Stage 1 – Topic 6: Intersections and railroad crossings

    Source: Ch. 6 · Section (第1節 踏切 - 一時停止と安全確認) · 第1節 踏切 / 1 一時停止と安全確認(1) 踏切では、死亡・重傷事故のような大きな事故が起こりがちです。踏切を通過しようとするときは、その直前(停止線があるときは、その直前)で一時停止をし、窓を開けるなどして自分の目と耳で左右の安全を確かめなければなりません。 なお、 踏切に信号機のある場合は、信号に従つて通過することができます。

    Permalink to this question →

  53. Q53Saat berkendara di jalan utama pada malam hari, saya merasa sedikit mengantuk, tetapi karena lalu lintas sepi, saya membuka jendela untuk memasukkan udara segar dan terus mengemudi.[True / False · Medium]

    Answer: ✕ Salah

    Explanation: Peraturan Lalu Lintas menyatakan bahwa mengemudi monoton dalam waktu lama di jalan utama dapat menyebabkan kantuk, dan membuka jendela untuk mencegah kantuk memang dianjurkan, namun jika sedikit pun mengantuk, Anda harus menghentikan kendaraan di tempat aman dan beristirahat. Terlepas dari seberapa ramai atau sepi lalu lintas, terus mengemudi saat merasa mengantuk adalah berbahaya.

    Driving school curriculum: Stage 2 – Topic 7: Driving in adverse conditions

    Source: Ch. 6 · Section (第3節 夜間 - 夜間の走行) · 第3節 夜間 / 1 夜間の走行(1) 夜間は視界が悪くなるため、歩行者、特定小型原動機付自転車や自転車などの発見が遅れます。また、速度感が鈍り、速度超過になりがちです。その上、夜間は、過労運転や酒酔い運転をする者や、 酔つて歩く者などがいたりするので、 昼間より速度を落として慎重に運転しましよう。

    Permalink to this question →

  54. Q54Dalam kabut tebal di siang hari di mana jarak pandang 100 meter tidak terlihat, Anda harus menyalakan lampu depan, lampu lebar kendaraan, lampu belakang, dan lain-lain saat melintas.[True / False · Medium]

    Answer: ✕ Salah

    Explanation: Peraturan Lalu Lintas menetapkan bahwa bahkan di siang hari, saat melintas di tempat seperti dalam terowongan atau kabut tebal di mana jarak pandang 50 meter tidak terlihat, Anda perlu menyalakan lampu. Angka yang benar adalah 50 meter, bukan 100 meter.

    Driving school curriculum: Stage 2 – Topic 7: Driving in adverse conditions

    Source: Ch. 6 · Section (第3節 夜間 - 灯火) · 第3節 夜間 / 2 灯火 (1) — 昼間でも、トンネルの中や濃い霧の中などで50メートル(高速道路では200メートル)先が見えないような場所を通行するときは、前照灯、車幅灯、尾灯などをつけましょう。

    Permalink to this question →

  55. Q55Dalam kabut tebal di jalan tol di mana jarak pandang 100 meter tidak terlihat, Anda harus menyalakan lampu depan, lampu lebar kendaraan, lampu belakang, dan lain-lain saat melintas.[True / False · Medium]

    Answer: ✓ Benar

    Explanation: Peraturan Lalu Lintas menetapkan bahwa standar untuk menyalakan lampu depan dan lain-lain di dalam terowongan atau kabut tebal adalah saat jarak pandang 50 meter tidak terlihat di jalan umum, dan 200 meter di jalan tol. Situasi di mana jarak pandang 100 meter tidak terlihat di jalan tol berarti jarak 200 meter juga tidak terlihat, sehingga memenuhi standar dan lampu harus dinyalakan.

    Driving school curriculum: Stage 2 – Topic 7: Driving in adverse conditions

    Source: Ch. 6 · Section (第3節 夜間 - 灯火) · 第3節 夜間 / 2 灯火 (1) — 昼間でも、トンネルの中や濃い霧の中などで50メートル(高速道路では200メートル)先が見えないような場所を通行するときは、前照灯、車幅灯、尾灯などをつけましょう。

    Permalink to this question →

  56. Q56Di tempat dalam jarak 10 meter sebelum dan sesudah ujung perlintasan kereta, tidak boleh berhenti meskipun untuk bongkar-muat barang.[True / False · Medium]

    Answer: ✓ Benar

    Explanation: Di perlintasan kereta dan di tempat dalam jarak 10 meter sebelum dan sesudah ujungnya, berhenti dan parkir dilarang tanpa alasan apa pun. Berhenti sebentar untuk bongkar-muat barang atau naik-turun penumpang juga tidak diperbolehkan. Ini adalah ketentuan penting untuk mencegah kecelakaan di sekitar perlintasan kereta (Undang-Undang Lalu Lintas Jalan Pasal 44 ayat 1 butir 4, Peraturan Lalu Lintas Bab 5 Bagian 8). Perhatikan bahwa angka ini berbeda dengan 5 meter untuk penyeberangan pejalan kaki.

    Driving school curriculum: Stage 1 – Topic 6: Intersections and railroad crossings

    Source: Ch. 6 · Section (第1節 踏切) · 道路交通法第44条第1項第4号 / 教則 第5章 第8節(駐車と停車) — 踏切とその端から前後10メートル以内は駐停車禁止

    Permalink to this question →

  57. Q57Mana cara penggunaan lampu utama yang benar?[Multiple choice · Medium]
    • A.Di daerah perkotaan dengan lalu lintas padat, selalu menggunakan posisi atas saat berkendara
    • B.Kecuali di daerah perkotaan dengan lalu lintas padat, menggunakan posisi atas agar dapat menemukan pejalan kaki dan lainnya lebih awal
    • C.Saat berpapasan dengan kendaraan dari arah berlawanan, harus beralih ke posisi atas
    • D.Saat melewati langsung di belakang kendaraan lain, beralih ke posisi atas

    Answer: B: Kecuali di daerah perkotaan dengan lalu lintas padat, menggunakan posisi atas agar dapat menemukan pejalan kaki dan lainnya lebih awal

    Explanation: Dalam Peraturan Lalu Lintas bab "2 Lampu (2)" tertulis "Lampu utama, kecuali saat melewati daerah perkotaan dengan lalu lintas padat, gunakan posisi atas agar dapat menemukan pejalan kaki dan lainnya sedini mungkin". Di luar daerah perkotaan, posisi atas adalah prinsip dasar, dan saat berpapasan dengan kendaraan dari arah berlawanan atau saat mengikuti kendaraan di depan, gunakan posisi bawah.

    Driving school curriculum: Stage 2 – Topic 7: Driving in adverse conditions

    Source: Ch. 6 · Section (第3節 夜間) · 2 灯火(2) 前照灯は、交通量の多い市街地などを通行しているときを除き、上向きにして、歩行者などを少しでも早く発見するようにしましよう。

    Permalink to this question →

See the glossary for definitions of key terms (jokō, crosswalk, stopping and parking prohibited, karimen, honmen, etc.) — 30 entries with English / romaji / Japanese.
Ch. 6 Lokasi Berbahaya — Japanese Driving License Test Practice (57 Q · Free)